Sabtu, 30 Juni 2012

Efek lemming ''jangan suka ikut-ikutan''


Lemming adalah sejenis hewan pengerat seperti marmut. Yang menarik dari hewan ini dan telah diteliti adalah karakternya yang "ngikut saja", Lemming yang satu akan mengikuti yang lainnya bahkan sampai ke kematian. 

Hewan Lemming akan melakukan migrasi dalam periode hidupnya. Dalam perjalanan migrasi tersebut Lemming akan berjalan mengikuti Lemming terdepan. Ketika Lemming yang jalan terdepan terjatuh ke dalam jurang atau ke dalam sungai yang sangat deras maka Lemming-lemming di belakangnya akan mengikuti terjatuh.

Karakter lemming yang menarik dari hewan ini lantas dikenal menjadi metafora yang disebut 'efek Lemming', yaitu suatu fenomena bagaimana orang-orang mengikuti begitu saja tanpa mempertanyakan suatu pendapat  yang populer yang beredar di tengah masyarakat di mana pendapat tersebut bisa saja berpotensi menjerumuskan diri mereka ke dalam suatu kebinasaan atau paling minimal kesesatan berpikir. 


Dalam kehidupan, informasi dan kejadian seakan rangkaian-rangkaian fakta kecil yang terasa tak bermakna. Tetapi ketika dikaji secara komprehensif, maka rangkaian-rangakian fakta yang kecil dan terasa independen tersebut akan menjadi sebuah simpul yang mencerahkan. 

Namun jika sebuah komunitas sudah total terpengaruh oleh "hipnotis" akan "kebenaran palsu" yang dipaksakan oleh mereka yang berkepentingan dan dianggap memiliki otoritas untuk berpendapat, maka efek Lemming susah diubah. 

Efek Lemming merupakan mainan menarik bagi industri iklan, politisi dan berbagai aspek kehidupan.


Contoh sederhana bagaimana efek Lemming berjalan adalah saat gelang Power Balance sedang ngetrend. Artis, public figure, ABG dan banyak lapisan masyarakat memakai gelang tersebut. Tanpa pernah menyempatkan diri bertanya-tanya, benarkah apa yang disampaikan dalam iklan produk tersebut? Akhir-akhir baru terungkap tak ada efek signifikan terhadap tubuh akibat memakai gelang power balance. Contoh lain misalnya bagaimana ABG alay labil begitu terhipnotis dengan es krim M*gnum.
Contoh lain lagi yang agak sedikit berat adalah bagaimana percayanya sebagian besar warga Amerika Serikat (AS) bahwa Islam itu merupakan agama yang jahat, hanya dikarenakan isu dan berita populer yang dipelintir bahwa Islam adalah agama teror. Tanpa mencoba mencari fakta sendiri dan merangkai kejadian-kejadian di baliknya.

Atau bagaimana pemerintahan suatu negara membohongi rakyatnya dengan mengumunkan dan secara terus-menerus memborbardir pikiran rakyat dengan angka-angka statistik yang seolah mengagumkan tentang kenaikan kesejahteraan, penurunan jumlah rakyat miskin dan lain-lain. Sampai pikiran rakyat yang tak memanfaatkan pikirannya tersebut percaya semua yang diungkap dan dijejalkan ke pikirannya, lalu ketika ada lapisan masyarakat yang tak terkena efek Lemming mulai mengajukan fakta kebenaran yang sebenarnya, maka kebenaran tersebut tak lagi dianggap, dan akan disebut dengan mudah disemati label "barisan sakit hati". Hehehehe... Gampang sekali!.

Efek Lemming ini muncul karena tidak terbiasanya kita untuk berfikir secara mandiri. Ketika efek Lemming sudah berjalan maka meskipun akhirnya kebenaran yang sebenarnya muncul atau dimunculkan, hal itu tidak bisa menggoyahkan anggapan yang telah terbentuk sebelumnya. Kecenderungannya adalah mereka yang telah terkena efek Lemming akan tetap menyangkal kebenaran yang sebenarnya, walaupun mereka telah melihat kebenaran tersebut dengan mata kepala sendiri.

Kalau dalam istilah bahasa Sunda, efek Lemming ini disebut "tuturut munding" (ngikut-ngikut aja seperti kerbau). Masyarakat Sunda menganalogikan orang-orang yang terkena efek Lemming dengan seekor kerbau, yang mengikut saja ketika tambanga yang mengikatnya ditarik oleh pemiliknya. Bahkan ketika dia dibawa ke tukang jagal.



ayo, jangan mau kalah sama setan.

MENIRU SEMANGAT SETAN ...

Setan dan manusia memang pada dasarnya 2 makhluk berbeda yang ditakdirkan Allah saling bermusuhan. Manusia pada umumnya pasti benci kepada setan ... Namun, di balik niat jahat dan kebusukannya ternyata setan mempunyai banyak sifat “yang perlu kita tiru”

7 Kelebihan Setan yg patut ditiru Manusia ....

1. Pantang menyerah ...

Setan tidak akan pernah menyerah selama keinginannya untuk menggoda manusia belum tercapai. Sedangkan manusia banyak yang mudah menyerah dan malah sering mengeluh.

2. Kreatif ...

Setan akan mencari cara apapun dan bagaimanapun untuk menggoda manusia agar tujuannya tercapai, selalu kreatif dan penuh ide. Sedangkan manusia ingin enaknya saja, banyak yang malas.



3. Konsisten ....

Setan dari mulai diciptakan tetap konsisten pada pekerjaannya, tak pernah mengeluh dan berputus asa. Sedangkan manusia??? Banyak manusia yang mengeluhkan pekerjaannya, padahal banyak manusia lain yang masih ngaggur dan membutuhkan pekerjaan.

4. Solider ...

Sesama setan tidak pernah saling menyakiti, bahkan selalu bekerjasama untuk menggoda manusia. Sedangkan manusia, jangankan peduli terhadap sesama, kebanyakan malah saling bunuh dan menyakiti.

5. Jenius ...

Setan itu paling pintar otaknya dalam mencari cara agar manusia tergoda. Sedangkan manusia banyak yang tidak kreatif, bahkan banyak yang jadi peniru dan plagiat.

6. Tanpa Pamrih ...

Setan itu bekerja 24 Jam tanpa mengharapkan imbalan apapun. Sedangkan manusia, apapun harus dibayar. Materi seharusnya bukanlah hal yang terpenting dalam hidup ini!

7. Suka berteman dan kompak ...

Setan adalah mahluk yang selalu ingin berteman, berteman agar banyak temannya di neraka kelak. Sedangkan manusia banyak yang lebih memilih mementingkan diri-sendiri dan egois. Manusia dalam mengerjakan sesuatu cenderung ingin menonjolkan kemampuannya sendiri dibanding bekerja sama dengan orang lain.

Zayn Malik, Boyband yang Dicerca Karena Berdakwah

1340610309403507118

Boyband tak selalu dihiasi kehidupan Hedonisme, setidaknya inilah yang ditunjukan oleh Zayn Malik. Zayn Malik seorang Boyband Inggris tapi karena seorang Muslim aktivitasnya dicerca oleh kelompok Islamfobia. Zayn Malik yang kini memiliki Fans seluruh dunia menjadikan Media Sosial baik di Twitter maupun Facebook untuk mengajak manusia hanya takut kepada Allah Swt.

 

Zayn Malik dengan dengan Account Twitternya @zaynmalik merupakan keturunan Inggris-Pakistan. Hanya karena dia seorang Muslim, personel boyband Inggris One Direction ini dicaci maki oleh Blogger. Sebagaimana diberitakan oleh Yahoo! OMG, Kamis (21/6), seorang blogger bernama Debbie Schlussel menulis dalam blognya bahwa Zayn Malik berusaha membuat fans One Direction pindah agama dengan cara menulis tweet tentang Islam.


Penulis menilai tuduhan dari Debbie ini terlalu berlebihan dan terlihat sekali penyakit Islamfobianya sudah akut. Logikanya, ketika siapapun beraktifitas di Jejaring Sosial apapun itu termasuk Twitter dan Facebook selama tidak mencaci maki orang lain dan tidak memfitnah atau menyerukan pada pertentangan dan permusahan maka tidak ada masalah atau mengganggu hak-hak pribadi orang lain maka tidak ada yang salah dengan apa yang dilakukannya di media sosial tersebut.

 

1340610309403507118
Zayn Malik, Personel Boyband One Direction (posh24.com)

Sekarang apa masalahnya Zayn Malik menulis di twitternya dengan bunyi : La Ilaaha Ilallah Muhammadarrasulullah. Pernyataan pribadi sebagai seorang muslim, Menjadi masalah apabilan Zayn Malik mendeskreditkan agama yang lain, sedangkan yang dilakukan Zayn Malik hanya menyatakan Syahadat sebagai bentuk deklarasi  bahwa dirinya seorang Muslim. Apa yang Salah?


Debbie Schlusel menyebutkan bahwa Zayn Malik menggunakan pengaruhnya untuk menyebarkan agama Islam para penggemarnya, dan berusaha membuat mereka pindah agama.  Menurutnya hal ini berbahaya menurut  Debbie dalam blognya. Sebuah tuduhan yang berlebihan dari seorang Blogger yang hidup di dunia demokrasi, bukankah Di Eropa kebebasan sudah menjadi pilihan hidup, orang cinta kebebasan tapi kok tidak senang dengan kebebasan yang lain.

Tetapi luar biasanya Fans One Direction semakin menjadi ingin mengenal siapa Zayn Malik dengan cercaan ini, berbagai Fans sebagaimana diberitakan Mirror.com menyatakan “Jangan ganggu Zayn. Hormatilah agama dan kepercayaan setiap orang,

Penggemar lain menulis, “Zayn memang seorang muslim, tapi itu bukan hal yang buruk. Semua orang punya kepercayaan masing-masing yang mereka anggap benar. Dan jika ada fans yang pindah agama karena dia, itu hak mereka.

Dukungan Aktivis Muslim di Dunia bahkan Indonesia mengalir deras kepada Zayn Malik, Buat Remaja Indonesia yang belum kenal Zayn Malik dapat melihatnya di Wikipedia. Remaja Boyband yang tidak gelamour ini dilahirkan di Bradford, Inggris, pada 12 Januari 1993. Ibunya, Tricia Malik, adalah asli Inggris, sedangkan sang ayah, Yaser Malik, berdarah Pakistan.

Zayn Malik, I’m always support u zayn,,,

7 Fakta Menarik Tentang Menara Jam Mekah


Menara jam ini bernama Menara Abraj Al-Bait atau Menara Jam Diraja Mekah. Proyek menara jam ini dilaksanakan oleh kontraktor terkenal di Arab Saudi yaitu, Saudi Binladin Group.

Lokasinya berhadapan dengan Masjidil Haram, tepat di atas tapak Kubu Pertahanan Ajyad di zaman Khalifah Usmaniyah yang telah dirobohkan.

Berikut merupakan fakta menarik mengenai Menara Jam Mekah:

1- Menara Jam Abraj Al-Bait Mekah itu merupakan menara jam yang tertinggi dunia. Mngalahkan menara-menara jam terkenal lain dari seluruh dunia. Seperti Menara Jam Palace of Culture and Science di Warsaw Poland, Menara Jam The Big Ben di London, Menara Jam Rajabai di Mumbai India dan Menara Jam Ann-Bradley di Milwaukee Amerika Syarikat.



2- Menara Jam Abraj Al-Bait Mekah merupakan menara yang mudah terlihat hingga sejauh 17 kilometer pada waktu malam dan 11 hingga 12 kilometer pada waktu siang hari dengan kalimah Allah terpampang jelas pada keempat-empat permukaannya.

3- Setiap kali masuk waktu sholat Subuh, Zuhur, Ashar, Maghrib dan Isya, maka akan terpancar dari jam tersebut cahaya lampu yang terlihat hingga sejauh 28 kilometer.

4 - Cahaya dua juta lampu LED yang menghiasi jam tersebut dengan 21,000 terdiri cahaya yang berwarna hijau dan putih, yang selamanya menjadi lambang warna agama Islam yang suci.

5 - Keindahan jam itu semakin lengkap dengan 90 juta kaca mozaik berwarna keemasan yang menghiasi keempat permukaan sisi-sisinya dengan motif atau corak flora dan fauna.

6 - Ada dua lift yang akan mengantar para pengunjung hingga ke sebuah balkon atau anjungan pengunjung yang terlektak lima meter dibawah jam.

7 - Dirancang oleh arsitek-arsitek dari Jerman dan Swiss dan menghabiskan biayah hingga US$ 800 juta.

Pemain Bola Palestina Tetap Berjihad dan Menghafal Al Qur’an


Di tengah konflik berkepanjangan di Palestina ternyata para pemuda Muslimnya dapat menyempatkan diri untuk menikmati bermain sepak bola. Bahkan, ada yang menjadi prestasi hingga tingkat internasional. Pertanyaannya apakah permainan tersebut merusak prinsip Aqidah dan manhaj pemuda Palestina?

Alhamdulillah, redaksi arrahmah.com berkesempatan bertemu dengan Imam Masjid Gaza sekaligus dosen dari Universitas Islam Gaza, Syaikh Mahmud Hashem Anbar dan Syaikh Hani Rafiq Hameed Awwad. Keduanya akan menghadiri Konferensi Internasional Al Quds dan Palestina yang akan berlangsung di Bandung pada 4-5 Juli 2012.

Syaikh Hani menjelaskan, pada dasarnya Islam tidak melarang secara khusus bermain sepak bola, bahkan Islam mengajarkan bagaimana seorang Muslim yang kuat itu lebih baik daripada muslim yang lemah seperti dengan menganjurkan seorang Muslim berlatih berkuda, berenang, memanah, dan bergulat. “Hanya saja kita perlu mengatur waktu, agar suatu olah raga tidak mengganggu hal yang lainnya,” kata dosen jurusan Hukum di Universitas Islam Gaza ini, Jakarta, Senin (11/6).
Lanjutnya, di Gaza sendiri masyarakat banyak yang menyukai olahraga, termasuk sepak bola. Namun aktifitas tersebut alhamdulillah tidak menggangu para pemuda untuk menjalankan kewajiban mereka menimba ilmu agama. Para pemuda di sana tetap menjadi penghafal al Qur’an dan terlibat dalam aktifitas perjuangan melawan Israel.
“Bahkan, salah seorang tawanan Palestina di penjara Israel adalah seorang pemain bola berprestasi, tetapi dia juga orang yang berribath (menjaga perbatasan dalam rangka berjihad), dia juga penghafal al-Qur’an,” papar Syaikh Hani.
Lebih dari itu, Palestina mempunyai dua orang pemain bola internasional yang berprestasi yaitu Ahmad Kaskas dan Mahmud Zirziq yang pernah bermain di Barcelona bersama Messi. “Mereka ini adalah aktifis masjid dan hafal Qur’an 30 juz, Ahmad Kaskas saya sendiri yang mendidiknya ilmu agama di masjid,” ungkap Syaikh Hani.
Sementara itu , Syaikh Mahmud turut menjelaskan bahwa memang di dalam protokol Zionis disebutkan di dalamnya bahwa sepak bola harus menjadi alat untuk menyibukkan para pemuda, sehingga mereka lupa dengan agamanya.
“Namun, di Gaza kami sudah menyadarinya. Alhamdulillah hingga saat ini, di Gaza tidak terlalu mengkhawatirkan, karena di sana para pemuda tetap banyak memenuhi masjid untuk belajar agama dan menghafal al-Qur’an,” ujar dosen jurusan Tafsir dan Sunnah Universitas Islam Gaza ini.
Pria yang merupakan imam dan khatib Departemen Wakaf Gaza ini menjelaskan pula, perihal  pertandingan yang beberapa kali diadakan dengan Indonesia, menurutnya hal tersebut positif saja, sebagai penguat hubungan baik dengan Indonesia.
“Kekhawatiran anak-anak dan pemuda Palestina untuk meninggalkan ghiroh Jihad dan mengganti idolanya kepada pemain bola Insya Allah tidak terjadi. Karena kami terus mengawal mereka untuk mencintai para pejuang dan Syuhada,” jelas Syaikh Mahmud.

( arrahmah)

Revolusi akan sedang tetap berlanjut !

Mursi: Saya Tak Takut Siapapun, Kecuali Allah

Presiden Mesir terpilih Mohamed Mursi tiba-tiba muncul di tengah kerumunan massa di alun-alun Tahrir, Kairo yang tengah berdemonstrasi menentang kekuasaan militer yang besar, Jumat (29/6/2012).

Di hadapan rakyatnya, Mursi membuka jaketnya untuk menunjukkan bahwa ia tidak memakai jaket anti peluru. Ia menyatakan. “Saya merasa tentram. Saya bersyukur kepada Allah SWT dan kepada kalian semua. Saya tidak takut kepada siapapun kecuali kepada Allah SWT.”

Di alun-alun itu, secara sembolik massa melantik Mursi sebagai presiden. Mursi juga kemudian membacakan sumpahnya di hadapan rakyat, yang ia sebut sebagai sumber kekuasaan terbesar. Pelantikan secara resminya dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi hari ini (Sabtu 30/6/2012).

Mursi berjanji akan menjadi presiden untuk segenap rakyat Mesir, sambil menyatakan bahwa, “Revolusi harus dilanjutkan hingga tercapai tujuan. Saya berjanji tidak akan tunduk pada kekuasaan lain.” Yang ia maksud adalah kekuasaan yang dideklarasikan oleh Dewan Agung Angkatan Bersenjata.

Ia juga berjanji akan membebaskan seluruh warga sipil yang ditahan oleh militer dan akan menegakkan keadilan bahwa warga yang tewas dalam konflik tahun lalu.

Mursi juga berjanji akan berupaya membebaskan tokoh Islam militan, Omar Abdel-Rahman yang ditahan di AS terkait pengeboman gedung World Trade Center pada 1993.

mungkinkah ini awal untuk kebangkitan islam !

Hari-hari Presiden Terpilih Muhammad Mursi

Presiden Mesir terpilih Muhammad Mursi, seorang akademisi dan hidup sehari-hari secara sederhana, kini mengalami kerepotan. Ia harus mengubah cara hidupnya lantaran tuntutan protokol kepresidenan, terutama menyangkut keamanannya.

Mursi tinggal di rumah kontrakan di distrik Tajamu’ al Khamis, Kairo baru. Mursi dan keluarganya hanya memiliki rumah di Zagazig, 100 kilometer arah timur Kairo. Mereka terpaksa mengontrak rumah di Kairo setelah Mursi menjadi ketua Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP), sayap politik Ikhwanul Muslimin, April tahun lalu.

Mursi dan keluarganya yang memiliki dasar agama sangat kuat dan amat disiplin dalam beribadah bersikeras selalu shalat di masjid meskipun telah menjadi presiden.



Mursi terkejut setiap akan shalat subuh di masjid dekat rumahnya, melihat pengamanan sangat ketat dari pasukan pengawal presiden. Jalan-jalan di sekitar rumahnya diawasi petugas yang siaga. Bahkan, jalan-jalan sekitar rumah Mursi ditutup ketika presiden terpilih itu lewat. Mursi pun mengeluhkan sistem pengamanan yang sangat ketat itu.

Sumber pasukan pengawal presiden (paswalpres) mengungkapkan, Mursi meminta sistem pengamanannya diperlonggar dan konvoi kendaraan yang mengiringi saat bepergian dikurangi supaya tidak mengganggu lalu lintas.

Kendaraan yang mengiringi presiden ini terdiri dari 10 mobil pengawal, sebuah ambulans, serta beberapa sepeda motor polisi. Namun, pihak pengawal mengatakan sistem pengamanan seperti itu sudah standar terhadap seorang presiden.

Pihak paswalpres telah meminta secara resmi agar Mursi pindah dari rumah kontrakannya sekarang yang agak jauh dari kantor presiden di Istana Al Ittihadiyah, ke Istana Al Salam yang berdampingan. Namun, Mursi masih menolak pindah.

Menurut harian Misri al Youm, paswalpres mencari jalan tengah dengan mengusulkan agar Mursi menjalankan shalat di masjid yang lebih dekat dengan rumahnya, atau masjid dekat istana Al Ittihadiyah jika nanti pindah ke istana Al Salam.

Ketika mengunjungi kantor kepresidenan, Senin dan Selasa lalu, Mursi selalu menjadi imam dalam shalat bersama para pegawai istana.

Mursi diberitakan mendadak marah ketika melihat anggota paswalpres berdiri di bawah terik matahari. Setelah bertanya kepada komandan pengawal, Mursi meminta anggota pengawal yang berdiri di bawah terik matahari segera bubar dan mencari tempat teduh.

Menurut harian al Ahram, secara protokol, presiden tidak harus tinggal di istana, tetapi bisa tinggal di vila atau rumah sewaan. Istri presiden juga tidak harus mendampingi presiden dalam acara resmi dan tidak perlu menemani bila presiden bepergian ke luar negeri.

Paswalpres kini juga direpotkan oleh istri Mursi, Sayyidah Nagla Mahmud, yang belum mau pindah dari Zagazig ke kota Kairo karena harus menunggui putra bungsunya, Abdullah, menyelesaikan ujian akhir sekolah menengah. Paswalpres pun menempatkan 10 petugas dan tiga kendaraan untuk mengamankan rumah Mursi di Zagazig, tak jauh dari Universitas Zagazig itu.

Mursi juga memerintahkan tidak memasang fotonya di kantor pemerintah atau di mana saja. Hal itu berbeda dengan kebiasaan pemimpin Arab yang suka jika fotonya dipasang di mana-mana, bahkan membuat patung dirinya. (Musthafa Abd Rahman dari Kairo, Mesir)

Mengenal sang peruntuh khilafah Mustafa kamal Ataturk


 


Dalam sejarah dunia dia dianggap sebagai bapak pembaharu Turki modern yang namanya begitu harum sebagai peletak tonggak sekulerisme Turki. Namun bila kita jeli melihat sejarah dalam sudut pandang yang lain, Attaturk adalah orang Yahudi yang menyamar jadi muslim untuk menghancurkan Islam dari dalam. Dialah orang yang mengabolisi Khilafah Islam dibubarkan pada 3 Maret 1924. Dia adalah pengkhianat sekaligus pecundang.

Terjagalnya Khilafah tanpa daya pada bulan 28 Rajab 1342 H bertepatan dengan 3 Maret 1924 M bukanlah terjadi dengan sekejap mata. Sebagaimana kebaikan yang perlu proses untuk terjadinya, keburukan pun demikian, membutuhkan proses. Mustafa Kemal Ataturk menjagal Khilafah juga bukan proses sekejap, perlu proses yang panjang. Proses itu dimulai ketika pada awal abad ke-19 M kaum muslimin mulai meninggalkan al-Qur`an dan as-Sunnah untuk memecahkan masalah-masalah mereka, dan tertarik dengan ideologi Liberal yang menggiurkan nafsu manusia.

>>Liberalisasi di Eropa Barat

Setelah mengalami Renaisance abad ke-15 M, masyarakat Eropa Barat bersepakat untuk memisahkan agama dari kehidupan alias menganut faham sekulerisme. Sekulerisme ini dikristalkan oleh John Locke filosof Inggris menjadi ideologi Liberal, sebuah ideologi yang menempatkan manusia bebas dari ikatan apa pun, baik ikatan agama ataupun selain agama. Liberal dalam beragama, berekonomi, liberal berpolitik, seksualitas, liberal dalam segala hal. Ideologi inilah yang akan menghantarkan Barat kepada kebangkitannya, walau kebangkitan yang semu.

Semangat Liberalisme ini mendorong pecahnya Revolusi Perancis tahun 1789 yang mengusung jargon ”Liberte, Egalite, dan Fraternite”. Revolusi Perancis berhasil menjauhkan agama dalam hal ini gereja dari masyarakat, negara maupun politik. Di awal abad ke-19 M, Perancis muncul menjadi paling kuat dan maju, menjadi negara nomor satu di dunia di bawah pimpinan Napoleon Bonaparte.

>>Khilafah Turki Utsmani Melirik Liberalisme

Sementara itu, Khilafah Turki Utsmani masih mengalami kemandegan berpikir akibat terhentinya ijtihad dan mulai melirik ideologi Liberal yang sedang berkembang pesat di Eropa Barat. Kemajuan teknologi akibat revolusi Industri telah menyilaukan mata, sehingga tidak bisa membedakan mana teknologi yang bisa diambil dari bangsa manapun, dan mana peradaban yang harus disaring.

Tahun 1828 di masa Sultan Mahmud II, pemikiran dan sistem sekuler mulai merasuk ke tubuh khilafah. Tahun 1876 M Gerakan Turki Muda yang tergila-gila dengan ideologi liberal berhasil memaksa Sultan Abdul Hamid II menerima Konstitusi 1876, sebuah konstitusi sekuler. Sejak itu, tanda-tanda keruntuhan Khilafah mulai di depan mata. Sekeliling khalifah sudah dipadati dengan orang-orang yang berideologi sekuler liberal, yang dipimpin oleh Perdana Mentrinya sendiri, Midhat Pasya si pemabok.

>>Mustafa Lahir

Pada kondisi Khilafah sedang sakit ideologi inilah Mustafa Kemal Atatürk yang akan menjadi penjagal Khilafah dilahirkan. Tepatnya tanggal 12 Maret 1881. Nama aslinya Mustafa. Ia dilahirkan di Salonika (sekarang di Yunani). Saat itu Yunani berada di dalam wilayah Khilafah Turki Utsmani. Ayah Mustafa bernama Ali Riza yang meninggal saat putranya berumur 7 tahun. Ibu Mustafa bernama Zubeyde Hanim, seorang muslimah taat yang berharap Mustafa menjadi ulama yang faqih.

Namun Mustafa berbeda pendirian. Ia menjadi remaja pemberontak melawan segala bentuk peraturan. Ia kasar, dan kurang ajar pada gurunya. Di depan kawannya, ia sangat arogan dan penyendiri.

Akhirnya pada usia dua belas tahun Mustafa dimasukkan ke akademi militer di Salonika. Ia ikut seleksi dan lulus jadi kadet.

Di militer, nampaknya Mustafa menemukan dunianya. Ia mampu menunjukkan prestasi akademik yang bagus, sehingga salah satu pelajar menjulukinya “Kemal” yang berarti kesempurnaan. Sejak itu ia panggil Mustafa Kemal.

>>Mustafa Dicekoki Ideologi Liberal

Pada usia 14 tahun, Mustafa Kemal pindah ke sebuah akademi di Monastir.

Saat-saat liburannya di Salonika, Mustafa Kemal senang berkunjung ke tempat-tempat hiburan Eropa dimana para wanita tidak mengenakan cadar, menyanyi, berdansa, dan duduk di meja bersama laki-laki. Mustafa Kemal senang minum-minuman keras.

Dalam pergaulan, Mustafa Kemal banyak bersandar pada teman-temannya para pendeta Macedonia yang sengaja ”menangkapnya”. Para pendeta Macedonia inilah yang mengajarkan dasar-dasar bahasa Perancis bersama seorang teman Mustafa dari Macedonia yang bernama Fethi. Keduanya diajari buku-buku karya pemikir-pemikir liberal seperti Voltaire, Rousseau, Thomas Hobbes, dan John Stuart Mill, serta buku-buku lainnya. Hingga akhirnya, Mustafa mengarang syair yang mendengung-dengungkan nasionalisme dan berpidato di depan akademi militer. Mustafa berbicara kepada mereka tentang kerusakan sultan sebelum dia berumur 20 tahun.

Mustafa Kemal kemudian ditempatkan di Istambul. Di sana dia menjadi pengunjung rutin rumah Madame Corinne, seorang janda Italia yang hidup di Pera, sebuah distrik kota yang telah mengalami Westernisasi. Ia pun hanyut dalam minum-minuman keras, bermain judi, dan bersenang-senang dengan musik.

Setelah mencapai nilai tertinggi dalam ujian akhir, Mustafa lulus dengan gelar kehormatan pada Januari 1905 sebagai kapten.

>>Mustafa menjadi atase militer di Sofia.

Saat itu, Mustafa Kemal bergabung dengan perkumpulan mahasiswa nasionalis, yang dikenal sebagai Vatan (yang artinya Tanah Air). Para anggotanya menganggap dirinya kelompok revolusioner yang menentang pemerintahan Sultan Abdul Hamid II, yang memberangus segala pemikiran “liberal” yang merongrong pemerintahan Islam. Kelompok ini selalu menyalahkan Islam yang dianggap membuat Turki terbelakang dan terus-terusan menyebarkan kebencian terhadap syari’at yang dianggap kolot, serta menjadikan ajaran-ajaran sufi sebagai tertawaan. Anggotanya bersumpah melengserkan sultan dan menggantinya dengan sistem pemerintahan Barat dengan konstitusi dan parlemen, menghancurkan otoritas para ulama, menghapus jilbab dan kerudung, serta mendeklarasikan kesetaraan gender. Tak lama bergabung, Mustafa Kemal menjadi pemimpinnya.

Mustafa diundang untuk menghadiri salah satu pertemuan di sebagian rumah-rumah orang Yahudi yang memiliki kewarganegaraan Italia dan organisasi-organisasi Freemasonry Italia. Turki Muda menjadikan perlindungan yang diberikan kepada Yahudi ini sebagai tameng. Mereka mendapat bantuan finansial dalam jumlah yang sangat besar dari berbagai pihak.


Tahun 1908 M Kaum nasionalis sekuler, Turki Muda, melakukan revolusi. Revolusi ini dalam rangka merongrong Sultan Abdul Hamid II yang menentang konstitusi 1876 yang sekuler dan selalu menyerukan kembali ke Syari’at Islam.

>>Pema’zulan Sultan Abdul Hamid II

Akhirnya pada tanggal 26 April 1909 M Turki Muda yang berkomplot dengan Syaikhul Islam, Mohammad Dia’ uddin Afandi, berhasil memberhentikan Sultan Abdul Hamid II, seorang khalifah yang saleh dan lembut. Sejak saat itu Khilafah Utsmaniyah dikuasai kaum nasionalis Turki.

Setelah pemberhentian Sultan Abdul Hamid II banyak orang mulai menulis buku baik berbahasa Inggris, Arab maupun Turki, yang memfitnah dan menyerang Sultan Abdul Hamid II. Mereka memfitnah Sultan Abdul Hamid II sebagai orang yang menjadikan Daulah Utsmani tenggelam semakin dalam dan menampilkan Turki Muda sebagai pahlawan.

Dalam buku-buku sejarah Indonesia yang ditulis oleh kaum sekuler, Gerakan Turki Muda ini disebut-sebut sebagai gerakan untuk mencapai perbaikan nasib menentang Sultan Abdul Hamid II yang mereka sebut sebagai Kaum Kolot. Gerakan Turki Muda ini dianggap sebagai pemicu pergerakan nasionalis sekuler di Indonesia.

Setelah Sultan Abdul Hamid II diberhentikan, tahun 1909 M Sultan Muhammad Risyad menggantikannya sebagai Khalifah Turki Utsmani. Namun pemerintahannya sebenarnya sudah tidak berarti karena dibawah perintah Turki Muda.

Di tubuh Turki Muda sendiri terjadi perpecahan. Mustafa Kemal akhirnya meninggalkan Turki Muda dan kembali menekuni kemiliteran 10 tahun berikutnya seperti sebelumnya. Berkat pribadi keras dan kecerdasannya, ia merengkuh banyak kekuasaan politik. Ia habiskan malam dengan mengadakan rapat rahasia untuk merencanakan makar, yang diharapkan menghasilkan kekuasaan absolut baginya.

>>Khilafah Turki Utsmani Terseret Perang Dunia I

Tahun 1914 Pecah Perang Dunia Pertama. Jerman yang menguasai minyak di Irak dan mengancam sumber minyak Inggris di Iran dan Jazirah Arab, dengan kekuatan besar berambisi menguasai dunia. Inggris, Perancis dan Rusia pun bersekutu mengumumkan perang melawan Jerman. Selain beraliansi dengan Austria, Jerman membujuk Khilafah Turki Utsmani untuk ikut Perang Dunia I melawan Sekutu.

Tahun 1918 Jerman dan Austria- Hungaria dituntut meletakkan senjata. Maka berakhirlah Perang Dunia I. Kemenangan akhirnya ada di pihak Sekutu. Setelah Rusia keluar dari persekutuan dan AS kembali ke politik isolasinya, tinggallah Inggris dan Perancis membagi-bagi wilayah Khilafah Utsmani.

Ketika Inggris menduduki Istambul, ibukota Khilafah Utsmaniyah Mustafa Kemal melarikan diri ke Anatolia, tempat ia memulai perjuangan untuk pembebasan Turki. Kebiasaan berzina diteruskan Kemal pada para wanita pemburu cinta, yang berkeliaran di sekitar garnisun.

>>Mustafa Kemal Menjadi Pahlawan Boneka

Untuk mengakhiri Khilafah Utsmani hingga ke akar-akarnya Barat membuat skenario busuk namun licin. Mereka akan melahirkan seorang pahlawan boneka yang bisa dijadikan partner pasukan sekutu. Pahlawan ini akan menjadi harapan umat Islam yang sedang dilanda keputusasaan. Pilihan mereka jatuh kepada Mustafa Kemal.

Intelijen-intelijen Inggris berhasil menemukan ”impian mereka” yang telah lama didambakan dalam pribadi Mustafa Kemal, seorang yang memiliki watak diktator. Hubungan antara intelijen Inggris dan Kemal dilakukan melalui perantaraan seorang intelijen bernama Amstrong yang memiliki hubungan dekat dengan Kemal.

Skenario ini dilaksanakan. Di akhir Perang Dunia I Mustafa Kemal memimpin pasukan pertahanan Turki melawan Pasukan Sekutu Eropa dan Yunani yang menguasai Izmir. Mustafa Kemal mendengungkan spirit Jihad di Turki, mengangkat al-Qur`an dan membuat orang-orang Inggris menarik diri tanpa terjadi bentrokan senjata apa pun.

Tanpa mengalami banyak kesulitan, Mustafa Kemal berhasil menguasai beberapa tempat strategis. Dunia Islam menyambutnya dengan penuh antusias dan memberinya gelar ”ghazi” (panglima perang yang gagah dan tanpa tanding). Saat Yunani kalah dan Turki menang, rakyat mabuk kemenangan, dan memuja Mustafa Kemal sebagai sang Penyelamat. Ia digelari Pembela Kebenaran. Berbagai pengakuan para diplomat asing makin meneguhkan kedudukannya sebagai pahlawan Turki melawan Barat. Para khatib menyambutnya dengan sangat hangat. Para penyair memujinya. Ahmad Syauqi, misalnya dalam sebuah awal baitnya menyejajarkan Mustafa Kemal dengan Khalid bin Walid si pedang Allah dengan syairnya.

”Allahu Akbar, betapa banyak penaklukan yang demikian mengagumkan wahai Khalid Turki, perbaharuilah kepahlawanan Khalid Arab!”

Ya, sebuah skenario jahat yang luar biasa sukses!

Sekarang Mustafa Kemal menjadi seorang panglima militer yang memiliki kedudukan Banyak wanita yang memujanya dengan mengenakan foto Kemal dalam locket di lehernya. Sebagai pembebas negaranya, Mustafa kemal sudah terbiasa tidur dengan para wanita yang mau dan bernafsu.

Hingga tahun 1919 M Mustafa Kemal masih bersandiwara. Untuk menutupi kebenciannya kepada Islam dan untuk meraih simpati rakyat Khilafah. Ketika dia berhasil menang atas Yunani di Ankara, ia berbicara di hadapan publik, ”Sesungguhnya semua rencana akan diambil tidak dimaksudkan kecuali untuk melindungi kesultanan dan khilafah serta pembebasan sultan dan negeri ini dari perbudakan orang-orang asing.”

>>Mustafa Mulai Membuka Topeng

Bulan April 1920 Mustafa Kemal membentuk dan memimpin Majelis Nasional Agung Turki yang berpusat di Ankara.

Tahun 1922 kaum nasionalis sekuler Turki makin merajela. Sultan Mehmet VI Vahdettin (Wahiduddin) dijatuhkan. Kelompok nasionalis ini membuat kekuasaan Khalifah ditiadakan pada tanggal 1 November 1922.

Mulailah Mustafa Kemal menampakkan kebenciannya kepada Islam. Pada tanggal 19 November 1922 melalui Majelis Nasional Turki di Ankara, Mustafa Kemal mengangkat Abdul Majid II menjadi Khalifah menggantikan Muhammad Wahiduddin yang melarikan diri. Sultan Abdul Majid ini sebenarnya hanya khalifah boneka yang sama sekali tidak memiliki kekuasaaan apa-apa.

Pada tanggal 29 Oktober 1923 kaum nasionalis sekuler Turki memproklamirkan berdirinya Republik Turki dengan Mustafa Kemal sebagai presidennya.

Tidak lama berkuasa, ia menyatakan tegas bahwa ia akan menghancurkan puing reruntuhan Islam dalam kehidupan bangsa Turki. Hanya dengan mengeliminasi segala hal berbau Islam, Turki bisa ‘maju’ menjadi bangsa modern yang dihormati. Tanpa ragu Kemal menyerang Islam dan pilarnya.

>>Pernikahan Mustafa Kemal

Mustafa Kemal akhirnya menikah juga. Ia menikah dengan Latife Usakligil.anak perempuan Ushakizade Muammer, seorang Smyrna yang kaya dan berminat pada perkapalan dan perdagangan intgernasional. Meskipun Latife orang turki yang berkulit zaitun dan memiliki mata gelap dan besar, namun ia telah belajar ilmu hukum di Eropa dan berbahasa Perancis seperti wanita Perancis. Mereka menikah di rumah ayah Latife dengan gaya Eropa sebagai upaya untuk menghapuskan adat-adat yang Islami. Dalam perkawinan Islam, pengantin laki-laki dan perempuan tidak boleh saling bertemu sampai setelah upacara akad nikah selesai. Namun, Kemal dan Latife melanggar tradisi dan mengucapkan janji setia mereka sambil duduk di atas bangku.

Setelah itu Kemal mengajak istrinya melakukan perjalanan bulan madu, dengan memanfaatkan isterinya sebagai contoh dalam kampanyenya untuk menggalakkan emansipasi terhadap wanita Turki. ”Itulah cara untuk memperlakukan seorang wanita,” katanya, dengan menunjuk Latife yang berdiri di sampingnya dengan mengenakan celana. Memamerkan isteri barunya dengan cara yang tidak lazim semacam itu menyulut kemarahan bagi kalangan Islam yang mereka sebut tradisionalis di antara lawan-lawan politiknya, khususnya ketika Latife tampil mengenakan gaun pendek yang mempertontonkan bagian-bagian tubuh secara terbuka pada berbagai acara pesta besar.

Tahun 1340 H/ 1923 M Mustafa Kemal menandatangani perjanjian dengan negara-negara Barat yang dikenal dengan nama Perjanjian Luzan (lausane). Perjanjian itu mewajibkan Turki menerima beberapa syarat yang dikenal dengan nama syarat Karzun (Curzon) yang empat. Karzun adalah ketua delegasi Inggris dalam pertemuan Luzan. Empat syarat itu:

Pemutusan Turki dari semua hal yang berhubungan dengan Islam.
Penghapusan Khilafah Islam untuk selama-lamanya.
Mengeluarkan Khalifah dan para pendukung Khilafah dan Islam dari negeri Turki serta mengambali harta khalifah.
Mengadopsi undang-undang sipil sebagai pengganti undang-undang Turki yang lama.
Mustafa Menjagal Khilafah

Dan tanggal 3 Maret 1924 Mustafa Kemal pun memulai proses penjagalan Khilafah yang tanpa daya. Ia memanggil semua anggota Majelis Nasional untuk mengadakan pertemuan. Malam-malam sebelumnya, Mustafa Kemal berusaha membungkam suara penentangnya dengan mengancam dengan hukuman mati bagi para pengkritik pendapatnya. Mustafa Kemal mengusulkan pada Majelis Nasional proyek pembubaran khilafah yang dia sebut sebagai ”bisul sejak Abad Pertengahan” untuk selamanya dan mendirikan negara Turki sekuler. Keputusan pun diambil tanpa perdebatan. Keputusan mencakup pembuangan Khalifah pada hari berikutnya ke Swiss. Maka obor khilafah pun padam, di tangan Mustafa Kemal.

Berita Pembubaran Khilafah ini memunculkan kegundahan di seluruh dunia Islam. Karena bagaimana pun selama ini Istambul merupakan lambang kekuatan politik bagi dunia Islam. Penyair Syauqi yang sebelumnya memuji Mustafa Kemal, meratap sedih atas peristiwa yang terjadi. Di Indonesia,.kelompok modernis, seperti al-Irsyad, Muhammadiyah, Persis, Sarekat Islam dan Kelompok tradisi yang nantinya mendirikan Nahdhatul Ulama bersepakat untuk menegakkan kembali khilafah. Mereka membentuk Komite Khilafah tanggal 4 Oktober 1924 di Surabaya dengan ketua Wondosudirdjo dari Sarekat Islam dan wakil ketua K.H. Abdul Wahab Hasbullah tokoh pendiri Nahdhatul Ulama sebagai utusan dalam kongres Khilafah di Mesir.

>>Mustafa Mengubur Peradaban Islam

Sementara itu di Turki, setelah sukses menjagal Khilafah, mulailah Mustafa Kemal mengubur peradaban Islam dari bumi Turki.

Tahun 1925 M/ 1344 H masjid-masjid ditutup dan pemerintah memberangus semua gerakan keagamaan dengan segala kebengisannya..

Tahun itu juga, Latife yang minta diperlakukan dan dihormati sebagaimana mestinya seorang istri, dengan kasar diceraikan oleh Mustafa Kemal dan diusirnya.

Setelah bercerai, Mustafa menjadi lelaki tak tahu malu dan tak mengenal batas. Ia menjadi peminum berat dan tak bisa lepas dari miras. Sejumlah lelaki muda tampan, istri, dan putri pendukungnyapun menjadi objek pemuas syahwat dan korban agresi vital nafsunya, sampai ia menderita penyakit kelamin.

Sementara itu, gemuruh kaum oposisi Turki mulai menderu. Gemuruh itu akhirnya meledak pada 1926, ketika suku Kurdi gunung melancarkan pemberontakan bersenjata melawan rezim Kemalis. Mustafa Kemal tak buang waktu. Seluruh suku Kurdistan di Turki dibinasakan dengan bengis, desa dibakar, ternak dan hasil panen dihancurkan, perempuan dan anak-anak diperkosa dan dibantai. 46 kepala suku Kurdi digantung di depan umum. Dan terakhir, mengeksekusi Syekh Said, pemimpin suku Kurdi.

Tahun 1926/ 1345 M Syariah Islam diganti dengan hukum sipil yang diadopsi dari hukum Swiss.

Tahun itu juga Penanggalan Hijriyah diganti dengan penanggalan masehi sehingga angka tahun 1345 H dihapus di seluruh Turki dan diganti dengan 1926 M.

Tahun 1928 M/ 1347 H Teks undang-undang menghapus Turki sebagai pemerintahan Islam. Teks sumpah yang diucapkan para pejabat pemerintah saat dilantik yang sebelumnya bersumpah dengan nama Allah diganti dengan hanya mengucapkan ”Dengan kehormatan mereka, mereka akan menunaikan kewajiban.”

Tanggal 1 November 1928 dibuat UU tentang pengambilan dan penerapan alfabet (Latin) serta pelarangan tulisan Arab.

Tahun 1929 M/ 1348 H. Pemerintah mulai mewajibkan secara paksa untuk menggunakan huruf-huruf latin dalam penulisan bahasa Turki sebagai ganti huruf Arab yang dipakai sebelumnya. Pengajaran bahasa Arab dan Persia dihapuskan dari seluruh fakultas. Buku-buku yang terlanjur dicetak dalam huruf Arab diekspor ke Mesir, Persia dan India. Pemerintah Turki ingin memutus hubungan Turki dengan masa lalu keislaman mereka, juga memutus hubungan Turki dengan kaum muslimin di seluruh negeri Arab dan negeri Islam lainnya.

Tahun 1931-1932 M/ 1350-1351 H pemerintah membatasi jumlah masjid. Mustafa Kemal terus mencerca masjid-masjid. Dia menutup masjid utama di Istambul dan mengubah Masjid Aya Shofia menjadi museum, sedang Masjid al-Fatih dijadikan gudang!

1933 M/ 1352 H Fakultas Syariah di Universitas Istambul ditutup. Pemerintah juga menghapus pendidikan agama di sekolah-sekolah khusus.

Mustafa Kemal meniupkan ruh nasionalisme ke tengah-tengah bangsa Turki dengan selalu mendengung-dengungkan. ”Sesungguhnya Turki adalah pemilik peradaban yang paling tua di dunia. Sudah tiba saatnya kini untuk diambil kembali dan menggantikan peradaban Islam.”

Tahun itu juga Mustafa Kemal melalui Majelis Nasional (National Assembly) kemudian menyandangkan gelar Ataturk pada dirinya, yang berarti Bapak orang-orang Turki.

Mustafa Kemal Ataturk memerintahkan penerjemahan al-Qur`an ke dalam bahasa Turki, sehingga kehilangan makna-maknanya dan cita rasa bahasanya. Puncaknya, dia memerintahkan agar adzan dilakukan dengan menggunakan bahasa Turki!

Tanggal 3 Desember 1934 dibuat UU tentang larangan memakai busana tradisional yang Islami.

Pemerintah memerintahkan kaum wanita untuk menanggalkan jilbab dan membiarkan mereka berkeliaran dimana-mana tanpa mengenakan jilbab. Pemerintah juga menghapuskan kepemimpinan kaum lelaki atas wanita dengan semboyan demi kebebasan dan kesetaraan jender. Pemerintah mendorong diselenggarakannya pesta-pesta tari dan drama-drama yang menggabungkan lelaki dan perempuan.

Tahun 1935 M Pemerintah Turki mengubah hari libur resmi Jumat menjadi hari Minggu yang dimulai Sabtu Zhuhur hingga Senin pagi.

>>Pengaruh Mustafa Kemal ke Dunia Islam

Langkah-langkah yang diambil Mustafa Kemal ini memiliki dampak yang luas di Mesir, Afghanistan, Iran, India dan Turkistan serta kawasan dunia Islam lainnya, termasuk Indonesia. Langkah-langkah ini memberi peluang bagi kalangan yang menyeru pada westernisasi dengan menjadikan Turki sebagai teladan utama saat menyatakan tentang kemajuan dan kebangkitan. Media-media yang orientasinya memusuhi Islam menyambut gembira apa yang dilakukan oleh Mustafa Kemal Ataturk. Media-media itu menyebarkan apa yang dikatakan oleh Ataturk dengan ungkapannya, ”Turki baru, sama sekali tidak memiliki hubungan apa pun dengan agama.” Atau, saat lain ia memegang al-Qur`an di tangannya dan dengan congkaknya menyatakan, ”Sesungguhnya kemajuan bangsa-bangsa tidak mungkin dilakukan dengan menerapkan hukum-hukum dan kaidah-kaidah yang telah berlalu beberapa abad lamanya.” Na’udzubillahi min dzalik!

Mustafa Kemal yang telah murtad ini selalu berkoar di mimbar-mimbar agar rakyat Turki meniru apa yang ada di Barat Salibis dan mengajak pada kebebasan yang berbau kekufuran bagi kalangan wanita Turki. Mustafa mengajak pada degradasi akhlak dengan anggapan bahwa minum minuman keras, judi dan perzinahan tak lain sebagai gambaran dari tingginya peradaban dan kemajuan.

Setelah menghukum mati teman-teman yang dulu seperjuangan dengannya, kini Mustafa Kemal jadi diktator absolut bagi Turki sekuler.

>>Kematian Mustafa Kemal

Tindakan yang dilakukan oleh Ataturk ini nyata sekali telah memisahkan budaya Turki daripada akar umbi agama Islam dan menghapuskan satu peruntukan yang termaktub dalam Perlembagaan Turki iaitu agama Islam sebagi agama rasmi negara Turki. Ataturk berusaha dan berkerja keras untuk menghapuskan para penentangnya. Belai membakar akhbar-akhbar, menangkap ketua-ketua pengarang akhbar dan juga mengawasi para ulama. Ataturk juga telah mengasaskan Parti rakyat Republikan pada tahun 1342H (1923M) dan menjadikan presidentnya sehinggalah belaiu meninggal dunia pada tahun 1357H (1938M).

Ataturk hidup tanpa isteri dan anak-anak. Isterinya bernama latifah hanim hanya mampu tinggal bersamanya selama setahun sahaja kerana tidak tahan denagn kefasikan Ataturk. Kediamannya dipenuhi dengan segala macam kemungkaran daripada arak sehinggalah wanita. Ketika Ataturk terlantar menunggu saat kematiannya, dia begitu takut jika tidak ada orang yang dapat mengantikannya dan mampu meneruskan apa yang telah dilakukannya sebelum ini. Lalu beliau memanggil Duta Britain di Turki,Bercy Lorren ke kediamnya di Istanbul meminta duta tersebut menggantikannya sebagai presiden. Ataturk mempunyai kuasa untuk memilih pengganti sebelum beliau mati, tetapi duta tersebut menolak permintaan Ataturk.

Mustafa Kamal dikebumikan dalam keranda timah setelah disembahyangkan di istana presiden yang dihadiri oleh beberapa orang pemimpin kanannya yang saling bercanggah pendapat sama ada patut atau tidak dia disembahyangkan. Jenazahnya kemudian di bawa ke Ankara dalam upacara rasmi. Jawatan presiden kemudianya disandang oleh rakan Ataturk, Esmat Enunu pada tahun 1357H (1937M).

Semasa Pemerintahannya!

1. Membolehkan perempuan memakai tudung dengan syarat pakai skirt.
2. Membolehkan lelaki memakai seluar panjang dengan syarat pakai tali leher dan topi(sesuai dengan kehendak barat).
3. Menyuruh wanita dan lelaki menari di khalayak ramai. Beliau sendiri pernah menari dengan seorang wanita di satu parti umum yang pertama di Ankara.
4. Beliau pernah menegaskan bahawa "negara tidak akan maju kalau rakyatnya tidak cenderung kepada pakaian moden."
5. Menggalakkan minum arak secara terbuka.
6. Mengarahkan Al-Quran dicetak dalam bahasa Turki.
7. Menukar azan ke dalam bahasa Turki. Bahasa Turki sendiri diubah dengan membuang unsur-unsur Arab dan Parsi.
8. Mengambil arkitek- arkitek dari luar negara untuk memodenkan Turki. Hakikatnya mereka diarah mengukir patung-patung dan tugu- tugunya di seluruh bandar Turki.
9. Satu ucapan beliau di bandar Belikesir di mana beliau dengan terang-terangannya mengatakan bahawa agama harus dipisahkan dengan urusan harian dan perlu dihapuskan untuk kemajuan.
10.Agama Islam juga di buang sebagai Agama Rasmi negara.
11.Menyerang Islam secara terbuka dan terang-terangan.
12.Menggubal undang-undang perkahwinan berdaftar berdasarkan undang- undang barat.
13.Menukar Masjid Ayasophia kepada muzium, ada sesetengah masjid dijadikan gereja.
14.Menutup masjid serta melarang dari bersembahyang berjemaah.
15.Menghapuskan Kementerian Wakaf dan membiarkan anak-anak yatim dan fakir miskin.
16.Membatalkan undang-undang waris, faraid secara islam.
17.Menghapus penggunaan kalendar Islam dan menukarkan huruf Arab kepada huruf Latin.
18.Mengganggap dirinya tuhan sama seperti firaun. Berlaku peristiwa apabila salah seorang askarnya ditanya "siapa tuhan dan di mana tuhan tinggal?" oleh kerana takut, askar tersebut menjawab 'Kamal Atartuk adalah tuhan" beliau tersenyum dan bangga dengan jawapan yang diberikan oleh askar itu.

Kematian Kamal Atartuk Yang Menyeksakan Di saat kematiannya, Allah telah datangkan beberapa penyakit kepada beliau sehingga dia rasa terseksa dan tak dapat menanggung seksaan dan azab yang Allah berikan di dunia.

Antaranya ialah :

1. Didatangkan penyakit kulit hingga ke kaki dimana dia merasa gatal-gatal seluruh badan.
2. Sakit jantung.
3. Penyakit darah tinggi.
4. Panas sepanjang masa, tidak pernah merasa sejuk sehingga terpaksa diarahkan kepada bomba untuk menyiram rumahnya 24 jam. Pembantu- pembantunya juga diarahkan untuk meletak ketulan-ketulan ais di dalam selimut untuk menyejukkan beliau.
Maha suci Allah, buat macam mana pun rasa panas tak hilang-hilang. Oleh kerana tidak tahan dengan kepanasan yang ditanggung, dia menjerit sehingga seluruh istana mendengar jeritan itu. Oleh kerana tidak tahan mendengar jeritan, mereka-mereka yang bertanggung jawab telah menghantar beliau ke tengah lautan dan diletakkan dalam bot dengan harapan beliau akan merasa sejuk.

Allah itu Maha Besar, panasnya tak jugak hilang! Pada 26 september 1938, beliau pengsan selama 48 jam disebabkan terlalu panas dan sedar selepas itu tetapi dia hilang ingatan.
Pada 9 November 1938, dia pingsan sekali lagi selama 36 jam dan akhirnya meninggal dunia. sewaktu beliau meninggal, tidak seorang pun yang memandi, mengkafan dan menyembahyangkan mayat dia. Mayatnya diawetkan selama 9 hari 9 malam, sehingga adik perempuan beliau datang meminta ulama-ulama Turki memandikan, mengkafankan dan menyembahyangkannya. Tidak cukup dari itu, Allah tunjukkan lagi balasan azab ketika mayatnya di bawa ke tanah perkuburan.

Bila mayatnya hendak ditanam, tanah tidak menerimanya (tak dapat nak bayangkan bagaimana tanah tidak menerimanya). Disebabkan putus asa, mayatnya diawetkan sekali lagi dan dimasukkan ke dalam muzium yang diberi nama EtnaGrafi (kalau tak silap dengar) selama 15 tahun sehingga tahun 1953).

Selepas 15 tahun mayatnya hendak ditanam semula, tapi Allah Maha Agung, bumi sekali lagi tak menerimanya. Habis ikhtiar, mayatnya dibawa pula ke satu bukit ditanam dalam satu binaan marmar beratnya 44 tan. Mayatnya ditanam di celah-celah batu marmar. Apa yang menyedihkan, ulama-ulama sezaman dengan Kamal Atartuk telah mengatakan bahawa "jangan kata bumi Turki, seluruh bumi Allah ini tidak menerima Kamal Atartuk!"